Selamat berjumpa lagi di artikel ke-4 aku guys…
Di artikel sebelum sebelumnya kita kan terus membahasa soal
mendaki, perlengkapan mendaki, dan keindahan gunung batur,, kali ini aku mau
ngajak kalian untuk membahas Tukad Unda (biar engga gunung aja yang kita bahas,
sekali sekali kita bahas soal air :v). Kalian semua pasti pernah mendengar soal
tukad unda kan pastinya.. karena Tukad Unda merupakan salah satu tujuan yang
menarik untuk dikunjungi untuk berlibur. Jadi biar kalian tau sedikit soal
tukad unda, yuk kita simak seperti apa sih Tukad Unda itu … yukkk cekidot!.....
Tukad unda bali adalah sebuah dam atau bendungan yang
dibangun disalah satu sungai terbesar di pulau dewata bali. Debit airnya cukup
besar dan terus mengalir sepanjang tahun. Dalam bahasa lokal setempat, tukad
berarti sungai dan unda berarti lapisan. Sehingga dapat diartikan tukad unda
adalah sungai yang airnya berlapis-lapis.
Dari penampakannya, bendungan ini terlihat sangat unik. Air
terjunnya merata dan datar tampak seperti tirai panjang yang tertata rapi dan
sangat indah. Meskipun tempatnya indah dan sangat berkesan (terutama bagi
pengunjung yang datang berniat untuk berbulan madu) namun untuk memasukinya tak
perlu mengeluarkan uang alias gratis. Ketika memasuki kawasan tukad unda ini
pengunjung dijamin akan langsung terbelalak matanya karena sajian sungai yang
bertingkat dua dan mengalirkan airnya dengan tenang sehingga mampu merefreshsuasana
hati dan melupakan segala problematika hidup yang tengah dihadapi.
Jangan bandingkan tukad unda dengan kota-kota besar di
negeri ini yang sudah dipastikan berhawa panas, penuh polusi, dan macet. Tukad
unda memiliki hawa yang sejuk dan segar. Batu-batu besar terdampar di hulu
sungai. Kalau tak sedang turun hujan, air di sungainya kelihatan sangat indah
dan jernih, terlebih sungai di tukad unda lain dari yang lain karena memiliki
tingkat dua. Karena keindahan dan alirannya yang cukup deras, seringkali tukad
unda juga dijadikan sebagai wahana untuk melakukan
olahraga rafting atau arung jeram.
Biasanya kegiatan arung jeram tersebut dilakukan sewaktu
volume air sungai tak begitu besar. Ketika air hujan turun yang mengakibatkan
volume sungai tukad unda menaik maka cukup berbahaya digunakan untuk olahraga
arung jeram. Kawasan ini sering dijadikan lokasi arung jeram karena memiliki
daya tarik dan tantangan yang bagus dan pas yang sangat disukai para pelaku
arung jeram.
Selain sebagai lokasi wisata, kawasan tukad unda kerap
digunakan oleh masyarakat sekitar untuk mandi dan mencuci, atau memancing.
Pasir sungai tukad unda juga rupanya menjadi sumber nafkah bagi warga sekitar
sehingga seringkali ditambang. Keindahan alam dan aliran air di tukad unda
sering juga menarik para fotografer untuk melakukan sesi fhoto-fhoto baik itu
yang sifatnya komersil atau pribadi.
Masyarakat sekitar tukad unda bermata pencaharian sebagai
petani. Maka tak heran, keberadaan dam ini juga digunakan sebagai irigasi untuk
mengairi sawah-sawah penduduk. Selain untuk irigasi, airnya yang deras dan tak
pernah kering juga digunakan untuk mandi, mencuci, atau bahkan memancing. Pasir
di sungai besar ini pun sering kali ditambang oleh penduduk sekitar sebagai
sumber penghidupan.
Ketika anda menghadap utara, akan terlihat pemandangan indah
gunung agung yang menjulang tinggi. Banyak terdapat pohon-pohon rindang
sehingga suasananya sangat asri. Jika musim hujan tiba, debit airnya bertambah
dan airnya berwarna kecoklatan. Sedikit tips, jangan berfoto ketika musim hujan
ya… karena tentu airnya deras, dan sangat berbahaya. Jangan sampai hanya karena
untuk mendapatkan keindahan foto sampai mengorbankan nyawa…
Tukad unda terletak di desa lebah banjar, kecamatan
klungkung, kabupaten klungkung, bali. Jaraknya cukup dekat dari kota denpasar,
hanya sekitar 62 km dengan waktu tempuh 1,5 jam saja. Atau berjarak 44 km dari
bandara ngurah rai, dengan waktu tempuh sekitar 55 menit dengan kendaraan
bermotor. Tukad unda akan menjadikan foto prewedding anda sangat spektakuler
dan tak terlupakan.
Rutenya adalah dari bandara ngurah rai carilah jalan by pass
ngurah rai melalui jalan tol bali mandara hingga ke patung titi banda. Dari
patung titi banda ambil arah timur melalui jalan by pass ida bagus mantra
hingga ke perempatan jalan pantai watu klotok lalu belok kiri menuju jalan raya
tojan.
Dari jalan raya tojan lanjutkan menuju jalan raya puputan.
Di perempatan jalan puputan (terdapat patung kanda pat sari) belok ke kanan ke
jalan diponegoro. Tepat sebelum jembatan terdapat sebuah patung. Dari patung
tersebut anda lurus saja sampai menemukan area parkir. Di area parkir itulah,
anda sudah sampai di tukad unda klungkung.
Tukad unda di klungkung ini sangat mudah di akses karena
dekat dengan jalan raya, bahkan dapat dilihat dari atas jembatan penghubung
antar kota klungkung dengan kecamatan dawan.
Sekian dulu ya guys,,, nanti kita ketemu di artikel ke-5 ku
dengan topik masih sama seperti sekarang,, yaitu air…
Jangan kemana mana yaaa See You……..




