Kamis, 07 Maret 2019

Wisata Tukad Kali Unda yang menarik


Selamat berjumpa lagi di artikel ke-4 aku guys…

Di artikel sebelum sebelumnya kita kan terus membahasa soal mendaki, perlengkapan mendaki, dan keindahan gunung batur,, kali ini aku mau ngajak kalian untuk membahas Tukad Unda (biar engga gunung aja yang kita bahas, sekali sekali kita bahas soal air :v). Kalian semua pasti pernah mendengar soal tukad unda kan pastinya.. karena Tukad Unda merupakan salah satu tujuan yang menarik untuk dikunjungi untuk berlibur. Jadi biar kalian tau sedikit soal tukad unda, yuk kita simak seperti apa sih Tukad Unda itu … yukkk cekidot!.....



Tukad unda bali adalah sebuah dam atau bendungan yang dibangun disalah satu sungai terbesar di pulau dewata bali. Debit airnya cukup besar dan terus mengalir sepanjang tahun. Dalam bahasa lokal setempat, tukad berarti sungai dan unda berarti lapisan. Sehingga dapat diartikan tukad unda adalah sungai yang airnya berlapis-lapis.
Dari penampakannya, bendungan ini terlihat sangat unik. Air terjunnya merata dan datar tampak seperti tirai panjang yang tertata rapi dan sangat indah. Meskipun tempatnya indah dan sangat berkesan (terutama bagi pengunjung yang datang berniat untuk berbulan madu) namun untuk memasukinya tak perlu mengeluarkan uang alias gratis. Ketika memasuki kawasan tukad unda ini pengunjung dijamin akan langsung terbelalak matanya karena sajian sungai yang bertingkat dua dan mengalirkan airnya dengan tenang sehingga mampu merefreshsuasana hati dan melupakan segala problematika hidup yang tengah dihadapi.



Jangan bandingkan tukad unda dengan kota-kota besar di negeri ini yang sudah dipastikan berhawa panas, penuh polusi, dan macet. Tukad unda memiliki hawa yang sejuk dan segar. Batu-batu besar terdampar di hulu sungai. Kalau tak sedang turun hujan, air di sungainya kelihatan sangat indah dan jernih, terlebih sungai di tukad unda lain dari yang lain karena memiliki tingkat dua. Karena keindahan dan alirannya yang cukup deras, seringkali tukad unda juga dijadikan sebagai wahana untuk melakukan olahraga rafting atau arung jeram.

Biasanya kegiatan arung jeram tersebut dilakukan sewaktu volume air sungai tak begitu besar. Ketika air hujan turun yang mengakibatkan volume sungai tukad unda menaik maka cukup berbahaya digunakan untuk olahraga arung jeram. Kawasan ini sering dijadikan lokasi arung jeram karena memiliki daya tarik dan tantangan yang bagus dan pas yang sangat disukai para pelaku arung jeram.




Selain sebagai lokasi wisata, kawasan tukad unda kerap digunakan oleh masyarakat sekitar untuk mandi dan mencuci, atau memancing. Pasir sungai tukad unda juga rupanya menjadi sumber nafkah bagi warga sekitar sehingga seringkali ditambang. Keindahan alam dan aliran air di tukad unda sering juga menarik para fotografer untuk melakukan sesi fhoto-fhoto baik itu yang sifatnya komersil atau pribadi.
Masyarakat sekitar tukad unda bermata pencaharian sebagai petani. Maka tak heran, keberadaan dam ini juga digunakan sebagai irigasi untuk mengairi sawah-sawah penduduk. Selain untuk irigasi, airnya yang deras dan tak pernah kering juga digunakan untuk mandi, mencuci, atau bahkan memancing. Pasir di sungai besar ini pun sering kali ditambang oleh penduduk sekitar sebagai sumber penghidupan.
Ketika anda menghadap utara, akan terlihat pemandangan indah gunung agung yang menjulang tinggi. Banyak terdapat pohon-pohon rindang sehingga suasananya sangat asri. Jika musim hujan tiba, debit airnya bertambah dan airnya berwarna kecoklatan. Sedikit tips, jangan berfoto ketika musim hujan ya… karena tentu airnya deras, dan sangat berbahaya. Jangan sampai hanya karena untuk mendapatkan keindahan foto sampai mengorbankan nyawa…



Tukad unda terletak di desa lebah banjar, kecamatan klungkung, kabupaten klungkung, bali. Jaraknya cukup dekat dari kota denpasar, hanya sekitar 62 km dengan waktu tempuh 1,5 jam saja. Atau berjarak 44 km dari bandara ngurah rai, dengan waktu tempuh sekitar 55 menit dengan kendaraan bermotor. Tukad unda akan menjadikan foto prewedding anda sangat spektakuler dan tak terlupakan.
Rutenya adalah dari bandara ngurah rai carilah jalan by pass ngurah rai melalui jalan tol bali mandara hingga ke patung titi banda. Dari patung titi banda ambil arah timur melalui jalan by pass ida bagus mantra hingga ke perempatan jalan pantai watu klotok lalu belok kiri menuju jalan raya tojan.
Dari jalan raya tojan lanjutkan menuju jalan raya puputan. Di perempatan jalan puputan (terdapat patung kanda pat sari) belok ke kanan ke jalan diponegoro. Tepat sebelum jembatan terdapat sebuah patung. Dari patung tersebut anda lurus saja sampai menemukan area parkir. Di area parkir itulah, anda sudah sampai di tukad unda klungkung.
Tukad unda di klungkung ini sangat mudah di akses karena dekat dengan jalan raya, bahkan dapat dilihat dari atas jembatan penghubung antar kota klungkung dengan kecamatan dawan.



Sekian dulu ya guys,,, nanti kita ketemu di artikel ke-5 ku dengan topik masih sama seperti sekarang,, yaitu air…
Jangan kemana mana yaaa See You……..